SITUBONDO — Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Wakil Bupati Ulfiyah menyampaikan laporan kinerja satu tahun pemerintahan mereka dalam kegiatan bertajuk Lapor Rakyatku di Alun-Alun Situbondo, Minggu (1/3/2026). Agenda tersebut dihadiri ribuan masyarakat dan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial serta pemberdayaan ekonomi.
Sejak sore hari, warga memadati area alun-alun untuk mengikuti rangkaian acara yang meliputi bazar UMKM, doa bersama, hingga pembagian 10 ribu paket takjil gratis. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, menciptakan suasana kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu mengakui bahwa tahun pertama kepemimpinannya tidak lepas dari berbagai tantangan. Ia menyebut adanya penyesuaian anggaran hingga persoalan kebencanaan yang sempat menguji respons pemerintah daerah.
“Mulai dari bencana banjir yang menguji kesiapan kami dalam penanganan darurat, pemulihan infrastruktur, hingga pemberian bantuan bagi warga terdampak demi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi,” jelasnya.
Kendati demikian, Mas Rio menegaskan kondisi perekonomian daerah tetap menunjukkan tren positif. Menurutnya, stabilitas tersebut menjadi indikator bahwa kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah berjalan efektif sekaligus meningkatkan optimisme dunia usaha terhadap Situbondo.
“Pertumbuhan ekonomi sebelumnya 4,81 persen, kemudian meningkat menjadi 5,28 persen pada 2025,” terangnya.
Ia menambahkan, kenaikan pertumbuhan ekonomi tersebut berdampak langsung terhadap sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah mencatat penurunan angka pengangguran terbuka maupun tingkat kemiskinan dibanding tahun sebelumnya.
“Angka pengangguran terbuka turun dari 3,15 persen menjadi 3,02 persen. Sementara angka kemiskinan menurun dari 11,51 persen menjadi 11,17 persen. Ini merupakan capaian terbaik dalam lima tahun terakhir,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Situbondo menilai capaian tersebut menjadi pijakan awal untuk memperkuat program pembangunan di tahun berikutnya, terutama dalam memperluas lapangan kerja, memperkuat sektor UMKM, serta meningkatkan ketahanan infrastruktur daerah.





