Wali Kota Bandung Nilai HPN 2026 Momentum Reposisi Pers di Era Digital

Wali Kota Bandung Nilai HPN 2026 Momentum Reposisi Pers di Era Digital

BANDUNG — Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Muhammad Farhan, berharap peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pers dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaulat di tengah perubahan lanskap media yang kian cepat.

Farhan menilai HPN tahun ini memiliki makna penting bagi insan pers, terutama dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital dan masifnya penggunaan media sosial yang turut mengubah pola konsumsi informasi masyarakat.

“Hari pers ini memang sangat kita tunggu-tunggu, karena tahun ini menjadi salah satu tahun yang sangat penting bagi pelaku dunia pers di Indonesia untuk melakukan repositioning,” ujar Farhan di Bandung, Senin.

Ia menyebut kehadiran media sosial telah melahirkan fenomena citizen journalism yang membuat arus informasi mengalir semakin cepat. Kondisi tersebut, kata Farhan, menuntut media arus utama untuk beradaptasi tanpa mengesampingkan prinsip dasar jurnalistik.

BACA JUGA:  Telkom Indonesia Tegaskan Digitalisasi Tingkatkan Kinerja Bisnis Hingga 50 Persen

“Karena lanskap media sekarang sudah jauh berbeda. Jurnalismenya juga mengedepankan karakteristik citizen journalism,” katanya.

Menurut Farhan, tantangan utama yang dihadapi insan pers saat ini tidak semata-mata soal kecepatan menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga kredibilitas melalui proses verifikasi yang ketat agar publik memperoleh informasi yang dapat dipercaya.

“Maka yang perlu kita pelajari bersama adalah bagaimana merespons kecepatan dan arah arus informasi yang tiba ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dinamika media digital juga berdampak pada proses produksi berita. Pembentukan narasi yang sebelumnya memerlukan waktu relatif panjang kini dituntut selesai dalam waktu singkat, sehingga redaksi media harus semakin adaptif dan mampu bekerja secara kolaboratif.

BACA JUGA:  AC Milan Ditahan Sassuolo 2-2 di San Siro

“Pembentukan narasi yang biasanya butuh waktu berminggu-minggu, sekarang harus selesai hanya dalam waktu beberapa jam,” katanya.

Farhan juga menyinggung tema HPN 2026 yang akan digelar di Serang, Banten, yakni “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Menurutnya, tema tersebut relevan dengan tantangan bangsa saat ini, khususnya dalam menjaga kualitas demokrasi dan memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Ia menilai mutu informasi yang beredar di ruang publik sangat memengaruhi kualitas demokrasi dan produktivitas masyarakat.

“Pers yang sehat bukan hanya bebas, tetapi juga profesional, beretika, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Farhan menegaskan, informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang kritis sekaligus produktif.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *